Breaking News

Waskita Beton Precast Raih Peningkatan Skor Green Product Readymix menjadi 90,5 dan Pertahankan Predikat Gold

Jakarta, Oktober 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk mendapatkan peningkatan nilai Green Product Readymix pada Batching Plant WSBP Pegangsaan dari 86,5 menjadi 90,5 oleh Green Product Council Indonesia. Berkat penilaian tersebut, Batching Plant WSBP Pegangsaan juga berhasil mempertahankan Green Label predikat Gold.

Peningkatan skor ini didukung oleh pemenuhan aspek perizinan lingkungan, optimalisasi pemanfaatan material ramah lingkungan, efisiensi penggunaan sumber daya fosil, serta kemandirian suplai material. Dari aspek perizinan, nilai izin pemanfaatan fly ash sebagai bahan baku alternatif meningkat dari 7 menjadi 9 poin, sementara nilai izin lingkungan batching plant meningkat dari 3 menjadi 5 poin. Kedua aspek tersebut memberikan tambahan total 4 poin pada penilaian Green Product.

Pada Batching Plant WSBP Pegangsaan, fly ash secara konsisten dimanfaatkan sebagai bahan substitusi semen dengan rasio sekitar 18% dari berat semen pada produk beton kategori FA. Pemanfaatan material ini dilakukan dengan memperhatikan persyaratan teknis serta ketentuan lingkungan yang berlaku.

Waskita Beton Precast melakukan efisiensi penggunaan sumber daya fosil dalam kegiatan operasionalnya, sehingga tercatat penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dari 5,9 menjadi 4,32 kgCO₂e/m³. Terdapat penurunan sebesar 1,58 kgCO₂e/m³ berkat optimalisasi penggunaan bahan bakar solar sebagai bagian dari upaya Perseroan dalam meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Waskita Beton Precast juga memaksimalkan suplai material batu split secara mandiri langsung dari Quarry WSBP untuk memenuhi kebutuhan material dalam produksi beton Readymix.

“Bagi kami, kepedulian terhadap lingkungan harus tercermin dalam cara kami menjalankan kegiatan operasional sehari-hari. Mulai dari pemanfaatan material alternatif, efisiensi penggunaan sumber daya, hingga pemenuhan ketentuan lingkungan, setiap langkah perlu dijalankan secara nyata dan terukur. Peningkatan nilai Green Product di Batching Plant WSBP Pegangsaan menjadi salah satu gambaran dari proses perbaikan yang terus kami upayakan,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast.

Batching Plant WSBP Pegangsaan dapat memproduksi beton Readymix hingga 7.392 m³ per bulan. Batching plant ini telah menyelesaikan suplai beton Readymix ramah lingkungan untuk pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai yang kini telah beroperasi. Saat ini, Batching Plant WSBP Pegangsaan menyuplai beton Readymix untuk Proyek Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Kayu Putih (Polder Kayu Putih) dan Pompa Kampung Sawah (Polder Sunter II Petukangan Cakung), Proyek Pembangunan Jakarta Sewerage Zona 1, serta Proyek Rumah Pompa Pegangsaan. Selain itu, batching plant ini juga melayani kebutuhan beton Readymix untuk segmen retail.

Hasil penilaian tahun 2026 akan menjadi tolok ukur bagi Waskita Beton Precast untuk terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan dalam kegiatan operasionalnya. Melalui upaya tersebut, Waskita Beton Precast berkomitmen untuk memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dan tata kelola yang baik dalam kegiatan usaha, dengan mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam proses operasional Perseroan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

CAPTCHA